Senin, 11 Agustus 2014
Etika Pergaulan Menurut Islam
Selasa, 02 November 2010
Akreditasi
Pada tanggal 1 dan 2 Oktober 2010, sekolah kita yang tercinta ini di Akreditasi oleh TIM ASSESSOR sebanyak 2 orang, yaitu Drs. H. Bagja M. Pd dari kota Bandung dan Drs. Atang Mutaqin dari Kabipaten Tasik yang keduanya merupakan Tim Assessor dari BANS/M ( Badan Akreditasi Nasional Sekolah/ Madrasah ).
Sebelumnya, sekolah kita juga pernah di Akreditasi pada tahun 2005 oleh DAM (Dewan Akreditasi Madrasah) dari tingkat provinsi dan Alhamdulillah sekolah kita mendapat nilai A.
Nah, waktu awal bulan Oktober kemarin itu, sekolah kita di akreditasi oleh BANS/M dari provinsi. Hey sobat basik, kalian udah pada tahu kan? Kita mendapat bocoran kalau sekolah kita mendapat nilai A+. Mudah – mudahan aja itu semua benar. Aminnnnn.....
Untuk keperluan akreditasi ini, para guru dan karyawan Tata Usaha sangt sibuk, lho. Mereka harus menyiapkan Administrasi 3 tahun ke belakang. Wahhh... kebayang yah sibuknya guru-guru kita,sampai-sampai ada yang tidak masuk kelas, tapi itu semua demi sekolah kita.
Nah, diantara para guru yang menjadi panitia pendamping tim asesor, ada 16 orang. Kami dari Tim Basik berhasil mewawancarai 3 orang panitia, diantaranya: Drs. Saepul Kamal Jamhur. M.A, Drs. H. Muhidin, M.Pd. dan Titin Murtini S.Pd. Kita intip yuk apa saja yang reporter`basik tanyakan....
Ini lho hasilnya...
1. Sejak kapan persiapan untuk menyiapkan akreditasi ?
Pada bulan ramadhan, 1 bulan sebelum pelaksanaan
2. Persiapan apa sajakah yang dilakukan untuk menghadapi akreditasi ?
Persiapan akreditasi ada 8 komponen penilaian/ 8 standar penilaian dan administrasi guru – guru.
3. Apa saja yang dinilai tim assessor ?
Yang 8 standar, yaitu :
1. Standard isi
2. Standard proses
3. Standard kompetensi kelulusan
4. Standar Sarana dan prasarana
5. Standard pembiayaan
6. Standard pendidik dan tenaga kependidikan
7. Standard penilaian
8. Standard pengelolaan
4. Kapan diumumkan hasil penilaian akreditasi ?
Sekitar 1 bulan setelah akreditasi
5. Sejak tahun berapakah MTs N 1 Garut di akreditasi ?
Sejak tahun 2005, tepatnya pada bulan Agustus oleh DAM (Dewan Akreditasi Madrasah)
6. Menurut Ibu/ Bapak nilai apa yang akan diperoleh oleh MTs N 1 Garut ?
A+
7. Menurut Ibu/ Bapak apa keunggulan dari MTs N 1 Garut dibandingkan dengan sekolah lain sehingga ada bocoran bahwa MTs N paling unggul ?
- Kualitas guru lebih baik
- Banyak guru – guru yang lulus S2
- Dari sisi bangunan
- Banyak siswa yang berprestasi, seperti Ahmad Zam Zam yang membawa nama baik sekolah
- Sisi olahraga
- Pramuka
8. Berapa orang guru yang menjadi panitia pendamping tim assessor?
16 orang
Ketika ditanya tentang bagaimana perasaannya saat akreditasi dilaksanakan, Pak Kamal, guru BTQ di MTs N 1 Garut ini menjawab, “Perasaan Bapak ketika akreditasi dilaksanakan bapak merasa lega, karena sudah mempersiapkan secara matang dan lumayan kaget.“
Begitulah hasil liputan kami, bagaimana sobat basik, deg – degan gak ? Nah sobat basic, kita intip juga yuk, hasil liputan dengan tim Assesor.
(Fadhil, Hana, Dewi)
Selengkapnya...
Senin, 01 November 2010
Profil Assesor
Kami diterima dengan ramah oleh bapak yang lahir di Tasikmalaya, 12 Agustus 1955 ini, padahal beliau baru saja tiba dari tugas akreditasi SMP 6 Garut bersama Drs. Didin Priatna, M.M.
Pak Atang menjawab pertanyaan-pertanyaan kami seputar akreditasi. Menurut beliau, akreditasi itu tidak bisa diterangkan berdasarkan pendapat priabadi sebab sudah di atur dalam PP no 19 Tahun 2005 tentang upaya-upaya untuk mengukur kelembagaan pendidikan Yang dinilai adalah 8 standar pendidikan, yakni: Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan dan Standar Penilaian.
Ke 8 standar itulah kemudian yang menentukan nilai sebuah sekolah, apakah terakreditasi A, B, C. Dulu hanya sekolah swasta yang di akreditasi untuk memperoleh status terdaftar diakui atau disamakan. Sekarang sekolah negeri pun harus di akreditasi.
Bapak 5 orang anak (4 puteri, 1 putera) yang mengawali karir gurunya di MTsN Cilendek ini sangat terkesan dengan MTsN 1 Garut karena warganya sangat familiar dan bersaudara. “Guru-gurunya mengetahui apa yang kami mau (dalam akreditasi) dan kami diperlakukan seperti kawan sejawat serta diberikan informasi yang sesungguhnya (tidak ada kepalsuan) dengan observasi, validasi data dan konfirmasi yang benar”.
Pak Atang yang berkumis dan suka mendongeng ini ternyata aktif sebagai wakil ketua PMI Cab. Kota Tasikmalaya selama 2 periode, yaitu 2001-2006 dan 2006-2011. Selain itu beliau pun menjabat di Bagian Pendidikan MUI KEC. Indihiang dan Ketua LPM Kel. Indihiang. (wih,,,, banyak sekali kegiatannya ya,,,)
Sebelum pamit kami dibekali pesan yang berharga. Suami dari Ibu Wati Setiawati yang memiliki motto “Hidup adalah perjuangan“ ini berpesan kepada kita semua: “Jadilah diri sendiri, Jangan pernah meniru orang lain. Kembangkan potensi/kemampuan yang kita miliki. Katakan apa yang diyakini dan yakinilah apa yang dikatakan”.
Tuch, Sobat Basik !!! Gak boleh meniru ya,,, Apalagi meniru yang jelek-jelek !!!
Terima kasih Pak Atang, semoga Kami bisa menjadi lebih baik. Doakan yaa !!!